Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri hudud. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri hudud. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

PENGHALANG PELAKSANAAN HUDUD DI NEGARA-NEGARA ISLAM

Seminar Ilmu: Penghalang Pelaksanaan Hudud dan Solusinya

Mengambil ibrah dari negara-negara Islam yang gagal menerapkan hudud | Nation State | Diantara penghalang hudud: social justice yang timpang (hukum tajam ke bawah tumpul ke atas)
 
Arsip 2013 | Oleh :
Shahibus Samahah Dato Dr. MAZA
Mufti Negeri Perlis

RASUAH & HUKUMAN MATI: ANTARA TA’ZIR DAN PILIHAN TERAKHIR

Dalam syariat, rasuah tidak memiliki hukuman hudud tertentu, namun pemerintah berwenang menetapkan ta’zir yang bahkan boleh mencapai hukuman mati jika terbukti sebagai satu-satunya jalan menutup pintu kerosakan; persoalannya bukan sekadar boleh atau tidak, tetapi bagaimana memastikan hukuman itu adil, proporsional, dan tidak menjadi senjata politik yang salah sasaran.

Oleh: Shahibus Samahah Dato Prof. Dr. MAZA - Mufti Kerajaan Negeri Perlis



🌿 Pengantar

Dalam wacana penegakan hukum, isu hukuman mati selalu memicu perdebatan sengit. Ada yang menolaknya atas nama hak asasi manusia, ada yang mendukungnya demi efek jera. Namun, pertanyaan menjadi semakin kompleks ketika dibawa ke ranah syariat: apakah Islam membenarkan hukuman mati bagi kesalahan seperti rasuah?

Jawabannya tidak sesederhana “ya” atau “tidak”. Syariat memiliki garis tegas pada kejahatan tertentu yang hukumannya tetap, seperti qisas bagi pembunuhan. Tapi untuk kesalahan lain, termasuk rasuah, syariat memberi ruang kepada pemerintah untuk menetapkan hukuman (ta’zir)—yang dalam kondisi tertentu, bahkan dapat mencapai hukuman mati—jika terbukti itu satu-satunya cara menutup pintu kerosakan besar dalam masyarakat.

📚 Faedah Lengkap

  1. Pertanyaan Awal

    • Topik dimulai dengan pertanyaan: apakah Islam membenarkan hukuman mati bagi pelaku rasuah/korupsi?

    • Penjelasan perlu dimulai dari prinsip dasar hukum dalam syariat Islam.

  2. Jenis Hukuman dalam Syariat

    • Hudud & Qisas: Hukuman yang telah ditetapkan secara tegas dalam Al-Qur’an dan Sunnah, seperti qisas (balas bunuh bagi pembunuhan) yang disebut dalam QS. Al-Baqarah: 179.

    • Dalam qisas, pelaksanaan hukuman mati hanya gugur jika keluarga korban memaafkan. Hanya keluarga korban yang berhak memberi maaf, bukan pihak lain.

MENGAPA DALAM ISLAM ADA BAB JIHAD DAN HUDUD

Jihad dan hudud adalah bagian dari bab muamalah pada suatu masyarakat sebagai sistem urus pentadbiran. Tanpa adanya Islam, sistem inipun akan terbentuk secara alami sebagai sebuah tuntutan, walaupun dengan nama lain (misal: pertahanan keamanan, hukum pidana, perdata dll). Dan Islam datang, kemudian masuk di dalamnya untuk membuatnya semakin indah.

Oleh :
Shahibus Samahah Dato Prof. Dr. MAZA
Mufti Negeri Perlis

JIHAD DAN HUKUM ISLAM

Jihad dan hudud adalah bagian dari bab muamalah pada suatu masyarakat sebagai sistem urus pentadbiran. Tanpa adanya Islam, sistem inipun akan terbentuk secara alami sebagai sebuah tuntutan, walaupun dengan nama lain (misal: pertahanan keamanan, hukum pidana, perdata dll). Dan Islam datang, kemudian masuk di dalamnya untuk membuatnya semakin indah.

#fiqhsiyasah Oleh :
Shahibus Samahah Dato Prof. Dr. MAZA
Mufti Negeri Perlis

WAJAH MUSUH TIDAK DIPUKUL, APATAHLAGI ANAK ISTERI

Oleh: 
Shahibus Samahah Dato Prof. Dr. MAZA
Mufti Kerajaan Negeri Perlis

 1. Islam menghormati kedudukannya insan yang mana Allah telah tegaskan kemuliaannya dalam al-Quran pada Surah al-Isra ayat 70:

۞ وَلَقَدۡ كَرَّمۡنَا بَنِيٓ ءَادَمَ وَحَمَلۡنَٰهُمۡ فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ وَرَزَقۡنَٰهُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ وَفَضَّلۡنَٰهُمۡ عَلَىٰ كَثِيرٖ مِّمَّنۡ خَلَقۡنَا تَفۡضِيلٗا ٧٠

(maksunya) “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”.

2. Atas penghormatan kepada keturunan Adam, maka Nabi s.a.w melarang kita memukul, menampar ataupun mencederakan wajah ataupun muka sesama insan sekalipun di medan peperangan. Ini kerana muka merupakan tempat kemuliaan seseorang.

NAS HADIS

Dalam hadis yang sahih Nabi s.a.w bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "إِذَا قَاتَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَجْتَنِبِ الوَجْهَ

Daripada Abu Hurairah RA, daripada Nabi SAW bersabda: “Apabila seseorang kamu berperang, jauhilah dari (mencederakan) muka”. (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

APAKAH UNDANG-UNDANG CIVIL TIDAK ISLAMI

Konsep mahkamah syari'ah & mahkamah civil | Negara Islam menurut kelompok ISIS dan yang berafiliasi dengannya Vs Ahlussunnah | Apakah undang-undang civil tidak islami

Oleh : 
Shahibus Samahah Dato Prof. Dr. MAZA
Mufti Kerajaan Negeri Perlis

SISTEM PELAKSANAAN HUKUM ISLAM

Arsip 2011 | Oleh:
Shahibus Samahah Dato Dr. MAZA
Mufti Kerajaan Negeri Perlis

MENGAPA DUNIA TIDAK RESPECT DENGAN HUKUM ISLAM

Arsip 2018 #fiqhsiyasah Oleh:
Shahibus Samahah Dato Prof. Dr. MAZA
Mufti Fatwa Kerajaan Negeri Perlis

BERINTERAKSI DENGAN HUKUM ISLAM

Arsip 2012 #fiqhsiyasah Oleh:
Shahibus Samahah Dato Prof. Dr. MAZA
Mufti Kerajaan Negeri Perlis

HUKUM ISLAM DAN KEINDAHAN DALAM PELAKSANAANNYA

Arsip 2016 #fiqhsiyasah Oleh: Dr. Rozaimi Ramle
AJK Fatwa Kerajaan Negeri Perlis

HUKUM ISLAM DAN IMPLEMENTASINYA

Perbedaan jalan nabi Muhammad ﷺ dalam menegakkan hukum Islam dengan gerakan-gerakan Islam yang memaksakan diri menegakkan hukum Islam | Istilah Daulah Islamiyah adalah istilah baru yang tidak dikenal di zaman salaf | Ibrah berharga dari beberapa negara Islam yang coba memaksakan menerapkan hukum Islam tapi gagal | Salah faham tentang persepsi hukum

Oleh:
Shahibus Samahah Dato Prof. Dr. MAZA
Mufti Kerajaan Negeri Perlis